Sebuah Pengakuan

Assalamu’alaikum

Sekedar pemberitahuan bahwa puisi dan cerpen yang telah ada / akan ada di blog ini bukanlah seluruhnya pengalaman pribadi penulis semata. Beberapa terinspirasi dari pengalaman pribadi, namun banyak juga yang terinspirasi dari kisah orang lain misalnya dari teman, film, dsb. Penulis hanya mencoba ikut merasakan apa yang mereka rasakan.

Haha… Jadi, jangan pikir yang tidak-tidak saat membaca karya-karya penulis.

Wassalamualaikum.

Advertisements

Puisi… Untuk apa?

Rangkaian kata-kata.
Dan keindahan yang direkayasa.
Bohong… tak bisa berbuat apa.

Kata-kata yang sulit dicerna.
Dalam berbagai tafsiran yang berbeda.

Andai suara hati terdengar oleh telinga.
Sang penyair tiada berguna.

Andai aku tahu perasaanmu padaku.
Andai kau tahu aku menangis untukmu.
Akan kubuang puisi-puisiku.

Velvet Rain

200236712-001Bening dan dingin

Jatuh tergesa tak peduli apa

Ramai suasana tercipta dansa

Jatuh loncat berkejaran

Hampiri bunga yang haus rasa

Selimuti pasir yang kian merana

Mengisi ruang jiwa yang kosong menganga

Atasmu alam bahagia

Katak,daun dan angin bersenandung ria

Memang kau dicipta untuk memelihara

Kau mengalir tanpa putus asa

Mengalir bersama air lara

Mengalir bagai sungai hati

Kau mirip aku

Sulit bersama sang mentari

Menangis hingga langit memutih

Dan pergi menghilang

Berganti pelangi tuk menutupi luka

My Dreams – My Passion

Hancur lapuk terkubur dengan nama kegagalan

Terbalas dengan sebuah jeritan tajam

Dan aroma busuk menghinakan

Menyambar tak matiPuisi

Pagiku telah lalai

Mengecup manis yang tawar

Dalam kepalsuan

Langkahpun terikat jerat

Berat, keparat, bangsat

Namun hasrat memenangkan segalanya

Dan suara lari semakin mantap

Detak jantung ini menjadi derap langkah

Keringat basah membanjiri gundah

Dan mimpi-mimpi yang patah

Dapatkah sekali lagi ia menyatu indah

Sakit dan jerit datang menggoda

Merayu untuk menyerah

Yang semuanya sia-sia


Akankah mimpi-mimpi patah

Yang terikat kembali oleh hasrat

Dapat menyatu kembali dengan indah

Mimpiku hasratku

Love & Hate

Sebanyak apapun rasa benci di dunia, cinta akan pernah mati

Aku Jatuh Cinta

Hati ini menjadi gemuruh ombak

Bergulung mengempas pantai

Langkah ini terhenti segera

Pikiranpun menghilang entah kemana

Apakah ini cinta?

Caramu bersyair…

Caramu berperan

Aku terbisu

Tak ada pentunjuk bagiku

Apa-apaan semua ini

Apakah ini cinta?

Mengapa aku berkorban

Mengapa aku berlari

Mengapa demimu

Ada sesuatu yang besar dalam hati ini

Panas membakar ruang kosong itu

Apakah ini cinta

Aku jatuh cinta

Catatan:

Cuma pengen tahu aja, begitukah rasa yang dialami saat manusia jatuh cinta

Jatuh cinta kepada Allah dan rasulNya

atau kepada pacarnya

Atau bahkan pada harta dan kedudukannya

Aku di Sampingmu Kawan…

Desir angin ini membelaiku
Cahaya mentari menyapu wajahku

Tapi…
Kenapa kau diam membisu
Sinar wajahmu meredup muram
Siapakah yang mencuri semangatmu

Adakah luka padamu
Masihkah keraguan menyelimutimu

Mengapa kau tak tahu
Kau tak tahu aku disampingmu
Mengapa kau tak mau berkisah padaku
Berkisah tentang luka itu

Kau tak pernah menghiraukanku
Padahal aku disampingmu
Aku yang setia menunggumu

Jabat tangan ini
Biarkan tangan ini membantumu
Biarkan pundak ini menjadi sandaranmu

Terbanglah tinggi, aku sayapmu
Menyelamlah yang dalam, aku insangmu

Matahari malu karena kau lebih terang
Bulanpun iri karena mimpimu sangat tinngi

Terbitkan semangatmu

Aku disini
Aku disampingmu
Tahukah kau Sahabatku