Rahasia Angin

“Jika kau sampaikan rahasiamu pada angin,

jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan.”

Advertisements

Ketika Tuhan Berkata “Tidak”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, ambillah kesombonganku dariku”
Tuhan berkata : “Tidak, Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat”
Tuhan Berkata : “Tidak Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, beri aku kesabaran”
Tuhan Berkata : “Tidak, Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, beri aku kebahagiaan”
Tuhan Berkata : “Tidak, kebahagiaan tergantung kepada caramu bersyukur”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesusahan”
Tuhan Berkata : “Tidak, Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.”

Aku berdoa : “Ya Tuhan, beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat”
Tuhan Berkata : “Tidak, Aku tidak memberi kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.”

Aku berdoa : Ya Tuhan, bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.
Tuhan Berkata : “Ahhhh, akhirnya kau mengerti !”

Kadang kala kita merasa bahwa Allah tidak adil pada kita. Kita telah bersusah payah memanjatkan doa siang malam untuk medapatkan kebaikan di dunia. Kita telah membanting tulang untuk belajar bekerja , tapi hasilnya tetap nihil.

Saat kita belajar keras sepekan penuh untuk mendapatkan nilai ujian yang bagus tapi hasilnya masih saja jelek. Di lain pihak teman kita yang hanya bermodalkan membaca buku 1 hari sebelum ujian malah mendapatkan nilai A. Ketika kita telah mengirimkan banyak lamaran pekerjaan tapi surat penerimaan lamaran tak kunjung datang. Di sebelah kita, teman kita dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan.

Cobalah bercermin, kita sangat mirip dengan anak kecil yang sedang sakit demam. Kita meminta es krim pada orang tua kita karena berpikir dinginnya es mampu meredakan panas tubuh. Tapi tentu saja orang tua kita lebih tahu bahwa es krim akan memperparah penyakit kita. Orang tua kita tentu berharap agar kita sembuh dahulu baru diberikan es krim.

Begitu jugalah, apa yang dilakukan Tuhan pada kita. Kita sering sekali meminta sesuatu hal yang kita inginkan. Tapi tuhan tahu apa yang lehih dibutuhkan oleh diri kita. Tuhan sangat menyayangi kita. Ia menginginkan agar kita sembuh dari penyakit kita dengan obat berupa berbagai cobaan dahulu. Setelah itu Ia akan memberikan hadiah yang lebih manis dari pada manisnya “es krim-es krim” kehidupan.

“There’s a time and place for everything, for everyone. God works in a mysterious way.”

Nasehat Luqman ::1

  • Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.