Velvet Rain

200236712-001Bening dan dingin

Jatuh tergesa tak peduli apa

Ramai suasana tercipta dansa

Jatuh loncat berkejaran

Hampiri bunga yang haus rasa

Selimuti pasir yang kian merana

Mengisi ruang jiwa yang kosong menganga

Atasmu alam bahagia

Katak,daun dan angin bersenandung ria

Memang kau dicipta untuk memelihara

Kau mengalir tanpa putus asa

Mengalir bersama air lara

Mengalir bagai sungai hati

Kau mirip aku

Sulit bersama sang mentari

Menangis hingga langit memutih

Dan pergi menghilang

Berganti pelangi tuk menutupi luka

Advertisements

Pokemon…gotta catch em all!

pokemon.... Gotta Catch 'em all

pokemon.... Gotta Catch 'em all

Hehe…

Hehe…

hehe...

Malam itu aku sama rachmad menemukan sesuatu yang menarik ini. Menurutku hal ini akan menjadi sesuatu yang menarik bagi aku dan teman-teman

Rindu Gila

Saat menulis posting ini, aku berharap bisa menuangkan rasa stresku. Sejam serasa setahun… sehari serasa seabad… Bolak-balik melihat layar Hape… Bolak balik melihat jendela…. Udah gak nafsu sama game… TVpun terasa kabur. Memang rindu bisa membuat seseorang berhenti dan terus menanti.

Itulah perasaan yang aku sedang rasakan saat menulis post ini. Rindu dengan keluarga dan sahabat.

Semakin sering aku bertemu dengan mereka. Semakin sakit rasa perpisahan itu. Semakin keras tawaku bersama mereka semakin keras tangisanku diujung.

Sempat aku merasa senang saat menyadari bahwa aku muak dengan game-gameku. Aku senang karena aku dapat fokus ke belajar. Tapi akan tetapi, pikiranku terasa buntu semuanya tersumbat oleh rasa rindu yang menggumpal keras.

Waktu telah menunjukkan masuk ashar. Akupun beranjak sholat ashar. Sesusai sholat, aku bertanya pada-Nya “Kenapa Kau menanamkan rasa rindu dalam hati manusia?. Rasa Rindu yang membuatku seperti mayat hidup ini. Berikan aku jawaban bagaimana cara mengatasi semua ini”

Memang untuk pertama kalinya rasa rindu ini membuatku terdiam. Tak ada gairah untuk melakukan suatu apapun. Perlahan tapi pasti, hati ini merapuh. Hanya berharap ada seseorang lain yang dapat menemani diriku yang sedang kesepian.

Kini aku percaya bahwa rasa rindu dapat membuat orang putus asa bahkan sampai bunuh diri.

Adakah sesuatu yang dapat membuatku bangkit dalam rinduku. Adakah pertemuan yang tanpa kata perpisahan.

Ya Allah, hambamu ini sangat lemah.

Wahai Dzat yang tidak membutukhan makhluknya, Aku membutuhkan keluargaku dan sahabatku.

<maaf tulisannya acak-acakan. lagi gak sempet menuangkan perasaan ini dalam bentuk puisi. Pikiran buntu sebuntu-buntunya>

Sebuah Salam dari Penulis

Assalamu’alaikum Wr Wb

flameWah, akhirnya masuk juga ke bulan Desember. Seperti biasa, tiap bulan penulis akan merubah judul blog ini. Bulan lalu penulis memberi judul blog ini “ I’m reborn :: Rising Form “ dengan alasan memperingati hari kelahiran penulis (hehe…). Untuk bulan ini, blog ini penulis beri judul “My Dreams – My Passion” karena penulis terilhami sebuah serial drama yang bertemakan Dream dan Passion. Gambar Header blog ini juga penulis ganti dengan gambar sebuah gambar burung Phoenix yang penulis harap bisa mewakili gambaran kobaran semangat penulis yang kembali lahir dari abunya. Penulis berharap pada bulan ini penulis dapat mengejar mimpi-mimpi yang sempat terlupakan oleh penulis karena berbagai hal.

Wassalamualaikum Wr Wb

My Dreams – My Passion

Hancur lapuk terkubur dengan nama kegagalan

Terbalas dengan sebuah jeritan tajam

Dan aroma busuk menghinakan

Menyambar tak matiPuisi

Pagiku telah lalai

Mengecup manis yang tawar

Dalam kepalsuan

Langkahpun terikat jerat

Berat, keparat, bangsat

Namun hasrat memenangkan segalanya

Dan suara lari semakin mantap

Detak jantung ini menjadi derap langkah

Keringat basah membanjiri gundah

Dan mimpi-mimpi yang patah

Dapatkah sekali lagi ia menyatu indah

Sakit dan jerit datang menggoda

Merayu untuk menyerah

Yang semuanya sia-sia


Akankah mimpi-mimpi patah

Yang terikat kembali oleh hasrat

Dapat menyatu kembali dengan indah

Mimpiku hasratku

Rahasia Angin

“Jika kau sampaikan rahasiamu pada angin,

jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan.”