I’m Reborn :: Rising Form

Banyuwangi, 30 Oktober 1989 06.00 wib

Hari itu seorang anak terlahir ke dunia ini. Ia sangat ketakutan melihat dunia barunya karena ia harus menantang silaunya sinar matahari dunia, berbeda saat ia masih ada di dalam kandungan ibunya. Ia menangis keras memohon agar ia tak dilahirkan ke dunia yang kotor ini. Akan tetapi saat ia melihat wajah orang tuanya untuk pertama kalinya, ia merasa yakin ia dapat menaklukan dunianya karena akan ada orang tuanya di sampingnya. Ia yakin senyum orang tuanya mampu memberinya cukup tenaga untuk bertahan. Ia teringat akan janjinya sebelum terlahir pada Allah untuk bersaksi bahwa Allah adalah tuhan semesta alam.

19 tahun berlalu, 30 Oktober 2008 06.00 wib

Kini ia tumbuh menjadi seorang pemuda. Saat itu ia menengok kedalam hatinya dan bertanya siapakah dia. Ia menulis surat cinta pada Tuhannya, dalam suratnya ia meminta maaf atas segala kesalahan selama 19 tahun itu. Ia berdoa agar Allah bisa melahirkan kembali hatinya seperti saat ia lahir. Ia berharap ia menjadi sosok baru setelah itu.

Dalam hatinya ia berkata “ I’m Reborn, Rising Form

Advertisements

2 Responses

  1. Selamaaaat Ulaaang Tauuunnn Kami Ucapkaaaannnn
    mas mas…mana???? katanya mau nraktir!!!!
    huuuuuuuuu….

    kemaren nawar gantungan kuncinya kayak eyangku kalo nawar sayur di peterongan!!! ckckkck…

    mana trimakasihnya?? udah disms ultah juga…

  2. Maap…..

    Hehe.. kapan lagi nawar kayak gitu… mumpung ada banyak temen jadi bapaknya gak bisa marah sama aku….

    Emmm…
    Hwahahaha…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: