Puasa Merindu

Puasa…..?

Aduh..aduh…

Jadi kebanyang hari-hari ketika aku berpuasa di Semarang.

Kini aku harus cari berbuka dan sahur sendiri.

Dulu, tiap pagi aku selalu berkata

” Umi… belanja apa? Mengko bukane apa to?” “Umi, belanja apa? Nanti berbuka dengan apa?

Atau, ketika sore aku harus dimarahi karena selalu menggangu Umiku masak di dapur, padalah maksudku baik yaitu untuk membantu umi agar masakan berbuka cepat selesai.

” Wis to gak usah ngrusuhi, tuku es batu wae kana. Ben umi wae sing masak” Udahlah gak usah mengganggu, beli es batu saja sana, Biar umi saja yang memasak” Kurang lebih begitulah kata-kata dari umi.

Alhasil hampir selama sebulan aku harus, menanti saat berbuka dengan jalan-jalan untuk menbeli es batu. Walaupun punya lemari es, tapi kami sekeluarga jarang sekali memakainya untuk membuat es batu.

Dan tak kalah menarik juga, saat sahur. Abahku selalu mengetuk pintu kamarku dengan keras. Aku selalu bangun karena kaget akan suara ketokan pintu yang keras itu.

“Fak..safak, sahur”seperti biasa suaraabahku terdengar sangat keras dan tegas

“Iya, abah” jawabku dengan tegas untuk meyakinkan bahwa aku siap untuk sahur.

Pernah beberapa kali aku atau adik-adikku, agak sulit dibangunkan sehingga membuat abah marah-marah lagi.

Lebih lucu lagi ketika kami bangun telat sehinga kami harus terburu-buru menyiapkan makan sahur, dan tak lupa ketingalan kemarahan abah atas kecerobohanku atau adikku.

Walaupun sering dimarahi dan harus berjalan kaki beli es batu, pokoknya aku merindukan saat berpusa bersama keluargaku….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: