Hujan Pagi

Kerlip kota di pagi buta

Gedung hitam penuh kenangan

Air mengalir dengan bayangan

Beserta udara beku mengiris jiwa

Langkah langkah lirih diatas batu

Air hujan basahi kaki ini

Tetes air kesedihan tercurah

Hatipun tak sanggup berdiri lagi

Aku terjatuh

Pagiku telah hilang

Tak ada lagi cahaya

Hanya tetes air membasahi perih luka

Semua telah berubah

Tak ada lagi ikatan

Berpisah kisah, usai sudah

(hehe…. latihan nulis puisi)

Advertisements

One Response

  1. Yosh!
    Selamat berlatih, Kang!
    Kalo ada kesulitan, belajar sama Karafuru San aja, ya… :mrgreen:

    Btw, view gambarnya keren… Dapet dari mana, tuh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: