Posted on March 21, 2009 by Muchamad Musyafa
Ketuk… mengetuk..
Langkah kakiku mengetuk
Mengetuk jiwa sepi sana-sini.
Bara-membara
Semangatku membara api
Membakar kebekuan mimpi
Jiwa pemberani telah bangkit.
Pendekar legenda telah datang
Aku memilih takdirku
Takdir berasal dari mimpi
Masa depan adalah hari ini
Dan kekuatan adalah cinta itu sendiri
Mempermainkan ruang dan waktu
Menjadi titik kritis dalam sejarah
Akulah sang pemberi keputusan
Filed under: Puisi | Tagged: api, beku, Cinta, jiwa, keputusan, kritis, legenda, membakar, membara, mimpi, pemberani, pendekar, ruang, Sejarah, semangat, sepi, takdir, waktu | 2 Comments »
Posted on February 7, 2009 by Muchamad Musyafa
Beberapa hari yang lalu aku dapet PR dari si Araf, PRnya disuruh bikin kaya ginian. Silahkan baca….
#the age of next birthday
Bentar lagi umur ku 20 tahun, baik berdasarkan kalender hijriah maupun masehi
#A place I’d like to travel
Cita-cita dari dulu sampai sekarang
#A favourite place
Ruang makan adalah tempat dimana sebuah keluarga berkumpul dalam keadaan gembira
#A favourite food
Masakan [...]
Filed under: Catatan harian, Uncategorized | Tagged: 20, angkasa, bandung, biru, dapur, Doa, elektro, Harapan, langit, love, Masakan, mimpi, night, PR, semarang, sky, space, syafa, tahun, tentang aku | 8 Comments »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
Hancur lapuk terkubur dengan nama kegagalan
Terbalas dengan sebuah jeritan tajam
Dan aroma busuk menghinakan
Menyambar tak mati
Pagiku telah lalai
Mengecup manis yang tawar
Dalam kepalsuan
Langkahpun terikat jerat
Berat, keparat, bangsat
Namun hasrat memenangkan segalanya
Dan suara lari semakin mantap
Detak jantung ini menjadi derap langkah
Keringat basah membanjiri gundah
Dan mimpi-mimpi yang patah
Dapatkah sekali lagi ia menyatu indah
Sakit [...]
Filed under: Catatan harian, Harapan, Puisi, Uncategorized | Tagged: dreams, hasrat, mimpi, Passion, Puisi | 2 Comments »