Posted on December 25, 2008 by Muchamad Musyafa
Bening dan dingin
Jatuh tergesa tak peduli apa
Ramai suasana tercipta dansa
Jatuh loncat berkejaran
Hampiri bunga yang haus rasa
Selimuti pasir yang kian merana
Mengisi ruang jiwa yang kosong menganga
Atasmu alam bahagia
Katak,daun dan angin bersenandung ria
Memang kau dicipta untuk memelihara
Kau mengalir tanpa putus asa
Mengalir bersama air lara
Mengalir bagai sungai hati
Kau mirip aku
Sulit bersama sang mentari
Menangis hingga langit memutih
Dan pergi menghilang
Berganti [...]
Filed under: Catatan harian, Puisi, Uncategorized | Tagged: hujan, Puisi, rain | 3 Comments »
Posted on December 20, 2008 by Muchamad Musyafa
Posted on December 20, 2008 by Muchamad Musyafa
Posted on December 15, 2008 by Muchamad Musyafa
Saat menulis posting ini, aku berharap bisa menuangkan rasa stresku. Sejam serasa setahun… sehari serasa seabad… Bolak-balik melihat layar Hape… Bolak balik melihat jendela…. Udah gak nafsu sama game… TVpun terasa kabur. Memang rindu bisa membuat seseorang berhenti dan terus menanti.
Itulah perasaan yang aku sedang rasakan saat menulis post ini. Rindu dengan keluarga dan sahabat.
Semakin [...]
Filed under: Catatan harian, Cinta, Doa, Harapan, Persahabatan, Uncategorized | Tagged: keluarga, rindu, Sahabat | 6 Comments »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
Assalamu’alaikum Wr Wb
Wah, akhirnya masuk juga ke bulan Desember. Seperti biasa, tiap bulan penulis akan merubah judul blog ini. Bulan lalu penulis memberi judul blog ini “ I’m reborn :: Rising Form “ dengan alasan memperingati hari kelahiran penulis (hehe…). Untuk bulan ini, blog ini penulis beri judul “My Dreams – My Passion” karena penulis [...]
Filed under: Catatan harian, Harapan, pemberitahuan | Tagged: blog, penulis, Salam | 3 Comments »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
Hancur lapuk terkubur dengan nama kegagalan
Terbalas dengan sebuah jeritan tajam
Dan aroma busuk menghinakan
Menyambar tak mati
Pagiku telah lalai
Mengecup manis yang tawar
Dalam kepalsuan
Langkahpun terikat jerat
Berat, keparat, bangsat
Namun hasrat memenangkan segalanya
Dan suara lari semakin mantap
Detak jantung ini menjadi derap langkah
Keringat basah membanjiri gundah
Dan mimpi-mimpi yang patah
Dapatkah sekali lagi ia menyatu indah
Sakit [...]
Filed under: Catatan harian, Harapan, Puisi, Uncategorized | Tagged: dreams, hasrat, mimpi, Passion, Puisi | 2 Comments »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
“Jika kau sampaikan rahasiamu pada angin,
jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan.”
Filed under: Islam, Uncategorized | Tagged: amanah, Nasehat, rahasia | Leave a Comment »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
1. Menjaga Pandangan
“Katakan kepada laki-laki yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”(QS.An Nur : 30).
“Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. [...]
Filed under: Islam, Uncategorized | Tagged: akhlak, dakwah, Islam, pergaulan, tuntunan | Leave a Comment »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
Akhirnya, serial korea ini selesai juga…
Ending ceritanya sangat memuaskan bagiku, walaupun beberapa orang menganggap cerita ini berakhir menggantung. Seperti yang aku duga cerita ini memang tidak fokus pada kisah cinta tetapi lebih fokus ke perjuangan orang-orang yang ingin mencapai mimpinya. Dari serial ini aku banyak belajar mengenai musik klasik dan keindahan yang tersembunyi di dalamnya. [...]
Filed under: Cinta, Harapan, Resensi, Uncategorized | Tagged: beethoven virus, classic, dream, Ending, music, Passion | Leave a Comment »
Posted on December 6, 2008 by Muchamad Musyafa
/* Lirik lagu yang dimainkan waktu swan’s dream performance di Beethoven Virus*/
I, I had a dream.
Even if my clothes were torn, or in tatters.
Hidden deep in my heart,
as precious as a gem, an unforgettable dream.
I, teased for looking ugly, endured humiliation.
I should bear with it,
endure in silence, for that day’s sake.
You, always telling me worriedly, [...]
Filed under: Cinta, Uncategorized | Tagged: beethoven virus, classic, dream, klasik, lagu, lirik | 1 Comment »